<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ciwin's </title>
	<atom:link href="http://tiyarahma.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tiyarahma.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jan 2009 05:34:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tiyarahma.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ciwin's </title>
		<link>http://tiyarahma.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tiyarahma.wordpress.com/osd.xml" title="Ciwin&#039;s " />
	<atom:link rel='hub' href='http://tiyarahma.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>KIAT-KIAT SUKSES DALAM WAWANCARA PEKERJAAN</title>
		<link>http://tiyarahma.wordpress.com/2009/01/23/kiat-kiat-sukses-dalam-wawancara-pekerjaan/</link>
		<comments>http://tiyarahma.wordpress.com/2009/01/23/kiat-kiat-sukses-dalam-wawancara-pekerjaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 05:32:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tiyarahma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tiyarahma.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Kiat-kiat sukses dalam wawancara pekerjaan Persiapan Anda sebelum wawancara sama pentingnya dengan kinerja Anda selama wawancara. Untuk persiapan wawancara, perhatikan kiat-kiat berikut ini: 1.Pelajari ulang ketrampilan, pengalaman dan prestasi Anda. Pertimbangkan hubungan antara ketrampilan yang Anda miliki dan posisi yang ditawarkan. Pertimbangkan ketrampilan dan pengalaman apa yang akan Anda ungkapkan pada waktu wawancara. 2. Pelajari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiyarahma.wordpress.com&#038;blog=6218369&#038;post=12&#038;subd=tiyarahma&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="font-size:24pt;font-family:&quot;color:fuchsia;">Kiat-kiat sukses dalam wawancara pekerjaan</span></h2>
<p><strong>Persiapan Anda sebelum wawancara sama pentingnya dengan kinerja Anda selama wawancara. Untuk persiapan wawancara, perhatikan kiat-kiat berikut ini:<br />
</strong>1.Pelajari ulang ketrampilan, pengalaman dan prestasi Anda. Pertimbangkan hubungan<span> </span>antara ketrampilan yang Anda miliki dan posisi yang ditawarkan. Pertimbangkan ketrampilan dan pengalaman apa yang akan Anda ungkapkan pada waktu wawancara.<br />
2. Pelajari ulang mengenai posisi dan informasi perusahaan. Baca ulang laporan tahunan perusahaan, literatur perusahaan, surat kabar dan artikel majalah. Bicara dengan orang-orang yang lebih mengenal perusahaan tersebut. Anda harus memahami cara kerja perusahaan, bandingkan dengan perusahaan lainnya dalam bidang yang sama, jasa atau produk apa yang menonjol, inisiatif baru dan ukuran perusahaan. Apa misi dan perencanaan strategis perusahaan? Apakah ada jadwal perubahan organisasi perusahaan? Bagaimana outlook industri tersebut?<br />
3. Baca ulang iklan lowongan, kalau ada. Pelajari kualifikasi yang dibutuhkan, tugas-tugas utama dan hal-hal lain yang disebutkan dalam iklan seperti lokasi, tugas perjalanan dan gaji.<br />
4. Ketahui nama pewawancara. Mungkin satu orang atau lebih? Tanyakan nama dan jabatannya.<br />
5. Bawalah salinan resume Anda. Mungkin salah satu pewawancara Anda tidak memiliki resume Anda pada waktu wawancara dilakukan atau Anda memerlukannya sebagai referensi pada waktu wawancara.<br />
6. Bersikap ramah kepada setiap orang yang Anda jumpai. Anda tidak tahu siapa yang akan menyampaikan masukan dalam keputusan penerimaan karyawan. Sekretaris dan Penerima tamu seringkali memberikan masukan.<br />
7. Hadir lebih awal sehingga Anda merasa lebih nyaman dan tahu bagaimana mencapai tempat tujuan Anda.</p>
<p><strong>Hal-hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Pada Saat Wawancara</strong><br />
1. Jangan mengkritik bekas atasan Anda dan teman-teman sekerja Anda.<br />
2. Jangan tanyakan mengenai gaji atau benefit lainnya sebelum pewawancara<span> </span>menanyakan lebih dahulu atau tanyakan pada saat wawancara selesai.<br />
3. Jangan makan permen atau permen karet.<br />
4. Jangan berpakaian berlebihan pada waktu wawancara. Sebelum wawancara, tanyakan ketentuan berpakaian di perusahaan.<br />
5. Jangan memakai perhiasan atau parfum yang berlebihan.<br />
6. Jangan menghindari kontak mata pada waktu wawancara.</p>
<p><strong>Tambahan Dasar-dasar Wawancara</strong><br />
1. Pastikan waktu, tempat dan nama pewawancara.<br />
2. Datang lebih dini.<br />
3. Bawa alat tulis dan buku catatan.<br />
4. Ingat nama pewawancara dan gunakan pada saat Anda memperkenalkan diri.<br />
5. Bila Anda stress, jangan sampai terlihat bahwa Anda stress.<br />
6. Tanggapi setiap pertanyaan sebagai pertanyaan penting.<br />
7. Teliti perusahaan.<br />
8. Beri jawaban jujur dan jangan berbohong.<br />
9. Buat pewawancara percaya kepada Anda, meskipun bila Anda ragu.</p>
<p><strong>Tindaklanjut Wawancara</strong><br />
Setiap selesai wawancara, evaluasi apa yang sudah dilakukan. Bila ada pertanyaan sulit, pikirkan ulang jawaban untuk wawancara lainnya. Wawancara yang baik dihasilkan dari latihan. Bersyukur atas hal-hal positif yang telah dicapai.</p>
<p>Tulis surat terima kasih ke pewawancara. Suratnya singkat. Ucapkan terima kasih atas waktunya dan tuliskan kembali minat Anda di posisi yang ditawarkan. Dalam kesempatan ini Anda dapat menuliskan hal penting yang belum diutarakan pada saat wawancara.</p>
<p>Bila Anda tidak menerima keputusan dalam waktu lama, telponlah dengan sopan dan tanyakan apakah sudah ada keputusan. Bila sudah ada keputusan, siaplah diri Anda atas segala keputusan yang akan diutarakan. Bila sudah diisi oleh orang lain, ucapkan terima kasih atas kesempatan dan Anda senang bertemu dengan pewawancara. Tanyakan kesan dan masukan pewawancara yang dapat membantu Anda di wawancara lainnya. Kebanyakan pewawancara bersedia memberikan masukan.<br />
<strong>Disamping itu ada lagi kiat sebelum Anda diwawancarai:<br />
</strong>1. Kenali perusahaan.<br />
Pengetahuan Anda tentang perusahaan itu akan memberi imej positif yang akan membantu. Selidiki dulu perusahaan. Kalau bisa berbincang dululah dengan beberapa karyawannya.. Pakailah Internet juga.<br />
2. Ketahuilah tugas Anda nanti.<br />
Galilah semua informasi tentang tugas Anda nantinya. Keterampilan serta pengalaman Anda mendukungnya dengan cara bagaimana.<br />
3. Kenalilah diri sendiri.<br />
Baca kembali resume yang sudah dikirim. Mungkin Anda bisa bentangkan di depan Anda selama wawancara.<br />
4. Siapkan pertanyaan sendiri.<br />
Pewawancara akan senang bila Anda bertanya tentang posisi perusahaan di industri, dsb. Masalah apa yang menghadapi karyawan saat ini?<br />
5. Ambil gambaran besarnya.<br />
Bayangkan wawancara, dari mulai sampai akhir. Lihatlah diri Anda yang penuh pede. Bagaimanakah wawancara berakhir? Ada wawancara kedua? Apakah manfaatnya? Hal seperti ini akan membuat Anda siap menghadapi segala kemungkinan.<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tiyarahma.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tiyarahma.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tiyarahma.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tiyarahma.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tiyarahma.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tiyarahma.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tiyarahma.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tiyarahma.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tiyarahma.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tiyarahma.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tiyarahma.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tiyarahma.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tiyarahma.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tiyarahma.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiyarahma.wordpress.com&#038;blog=6218369&#038;post=12&#038;subd=tiyarahma&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tiyarahma.wordpress.com/2009/01/23/kiat-kiat-sukses-dalam-wawancara-pekerjaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5c84c3860030dbd0e8c9b5e57b2df898?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tiyarahma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KIAT-KIAT SUKSES DALAM PERNIKAHAN</title>
		<link>http://tiyarahma.wordpress.com/2009/01/23/kiat-kiat-sukses-dalam-pernikahan/</link>
		<comments>http://tiyarahma.wordpress.com/2009/01/23/kiat-kiat-sukses-dalam-pernikahan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 05:14:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tiyarahma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tiyarahma.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[KIAT-KIAT SUKSES DALAM PERNIKAHAN Kiat Menuju Sukses dalam pernikahan Apakah cinta itu? Cinta tidak mudah dimengerti. Dalam cinta terkandung kasih sayang dan kemarahan, kegairahan dan kebosanan, kestabilan dan perubahan, pembatasan dan kebebasan. Robert Stenleg, seorang psikologi dari Yale University telah mengembangkan suatu model segitiga cinta, yaitu salah satu pandangan yang paling terkemuka yaitu â€œCinta bagaikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiyarahma.wordpress.com&#038;blog=6218369&#038;post=10&#038;subd=tiyarahma&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:16pt;">KIAT-KIAT SUKSES DALAM PERNIKAHAN</span></strong><span style="font-size:16pt;"></span></p>
<p><span style="font-size:14pt;">Kiat Menuju Sukses dalam pernikahan</span><br />
Apakah cinta itu? Cinta tidak mudah dimengerti. Dalam cinta terkandung kasih sayang dan kemarahan, kegairahan dan kebosanan, kestabilan dan perubahan, pembatasan dan kebebasan.<br />
Robert Stenleg, seorang psikologi dari Yale  University telah mengembangkan suatu model segitiga cinta, yaitu salah satu pandangan yang paling terkemuka yaitu â€œCinta bagaikan sebuah segitiga yang memiliki tiga sisi; gairah, keintiman dan komitmen.â€?</p>
<p><strong><span> </span>a. GAIRAH.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Sebagai sisi pendorong perasaan untuk bercinta. Gairah bersifat sensual dan seksual, ditandai oleh rangsangan biologis dan suatu keinginan yang besar akan kasih sayang yang dinyatakan secara fisik.</p>
<p><strong><span> </span>b. KEINTIMAN.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Sebagai sisi emosional. Keintiman merupakan isi kerinduan hati yang terdalam akan kedekatan dan penerimaan. Apabila dua orang tidak saling mengenal secara mendalam, mereka tidak dapat menyatu dan dipersatukan. Sebab timbulnya cinta tergantung kepada kedekatan, komunikasi dan saling berbagi. Sehingga tanpa keintiman, pasangan akan tetap merasa sendiri, walaupun mereka sudah hidup dalam satu atap.</p>
<p><strong><span> </span>c. KOMITMEN.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Sebagai sisi Kognitif dan kemauan. Komitmen memandang ke masa depan yang tidak kelihatan dan berjanji akan berada di sana hingga akhir hayat. Komitmen menjanjikan kepastian dan menjaga cinta terhadap pasangan, saat gairah menjadi redup.</p>
<p><strong><span style="font-size:11pt;">TAHAP-TAHAP CINTA</span></strong><span style="font-size:11pt;"><br />
</span>Cinta yang menggairahkan pada awal pernikahan tidak dapat menjamin langgengnya suatu pernikahan. Tetapi kemampuan untuk menerima sifat cinta yang berubah-ubah akan membuat pasangan rileks saat menghadapi tekanan yang menguji daya tahan setiap pasangan. Pernikahan merupakan sebuah perjalanan atau tahap-tahap cinta yang dapat diperkirakan sebelumnya. Setiap tahap dibangun di atas tahap yang lain, kemudian dibawa ke dalam cinta yang utuh.</p>
<p><strong><span> </span>a. ROMANTIS.</strong></p>
<p style="margin-left:36pt;">Merupakan tahap awal dimana pasangan-pasangan melupakan individu dan identitas Masing-masing dan berusaha saling menyukai satu dengan lainnya serta menikmati keindahan, kebahagiaan dan rasa memiliki.</p>
<p><strong><span> </span>b. KEKUATAN PERGUMULAN.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Tahap yang penuh dengan ketegangan dimulai dari munculnya ketidakserasian dan perbedaan-perbedaan yang makin nyata.</p>
<p><strong><span> </span>c. KERJA SAMA.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Pasangan-pasangan pada tahap ini menyadari bahwa cintalah yang terutama. Bukan melihat luat tetapi melihat ke dalam pada diri masing-masing pihak dan memilkul tanggung jawab atas masalah-masalah pribadi mereka.</p>
<p><strong><span> </span>d. KEBERSAMAAN.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Inilah tahap dimana ada rasa saling menyatu dan saling memiliki sehingga mendatangkan rasa aman.</p>
<p><strong><span> </span>e. KREATIVITAS BERSAMA.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Pada tahap ini irama keintiman tiba pada pengembangannya. Masing-masing pasangan berkreativitas bersama-sama mengembangkan suatu jaringan hubungan yang bermakna untuk mendukung pernikahan dan memperdalam kebahagiaannya.</p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="font-size:11pt;">MEMBUAT CINTA BERTAHAN SEUMUR HIDUP</span></strong><br />
Cinta yang abadi tidak terjadi begitu saja, tetapi harus dipelajari, dipratekkan dan diasah. Pernikahan yang sukses adalah hasil dari dua orang yang bekerja sama dan trampil untuk mengembangkan cinta mereka. Berikut ini ada beberapa petunjuk untuk mengembangkan pernikahan:</p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal">Memelihara Gairah Beberapa      strategi untuk memelihara gairah : Lakukan sentuhan yang bermakna.      Rencanakan pengalaman2 yang saling membahagiakan. Berikan pujian kepada      pasangan anda.</li>
<li class="MsoNormal">Memelihara Keintiman      Beberapa hal yang harus diingat untuk memelihara keintiman. Luangkan waktu      bersama Dengarkan dengan telinga ke tiga Praktekkan penerimaan tanpa      syarat</li>
<li class="MsoNormal">Memelihara Komitmen Untuk      memelihara unsur komitmen yang penting dalam pernikahan, ada beberapa      petunjuk yang dapat dijadikan sebagai referensi, yaitu : Hargailah      tingginya nilai komitmen Penuhilah kebutuhan-kebutuhan pasangan anda      Jadikan komitmen sebagai bagian dari keberadaan anda</li>
</ol>
<p style="text-align:left;"><strong>KOMUNIKASI YANG BAIK</strong><br />
Komunikasi yang baik dibangun atas dasar â€œsiapa kitaâ€? baru kemudian â€œapa yang kita lakukanâ€?. Untuk menikmati komunikasi yang baik dalam pernikahan, ada tiga sifat pribadi yang harus dimiliki, yaitu kehangatan, ketulusan dan empaty.</p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><strong>KEHANGATAN</strong>. Pasangan      datang kepada kita dengan sekumpulan kelemahan dan kekurangan yang tidak      dapat diterima, beberapa di antaranya sudah diketahui dan masih banyak      yang belum ketahuan. Abaikanlah kekurang tersebut demi keindahan yang ada      di balik itu. Kunci kehangatan adalah penerimaan. Daripada hanya menilai      dan menuntut, lebih baik kita menerima perasaan dan tindakan orang yang      kita cintai. Kehangatan memperkuat rasa percaya diri dan menahan dia agar      tidak mengubah kepribadiannya dan berpikir seperti yang kita inginkan.</li>
<li class="MsoNormal"><strong>KETULUSAN</strong>. Ketulusan      diekspresikan bukan dengan kata-kata, tetapi dalam nada suara dan perilaku      non verbal, mata dan sikap tubuh kita. Seseorang dapat menghujani pasangan      dengan cinta tetapi bila tidak ada ketulusan cinta itu akan hampa.</li>
<li class="MsoNormal"><strong>EMPATI</strong>. Contoh      ilustrasi, â€œCara terbaik untuk mencegah agar kita tidak menginjak kaki      pasangan kita adalah dengan meletakkan diri kita di dalam sepatunyaâ€?      ilustrasi ini menggambarkan bahwa, Empati adalah melihat dunia dari      pandangan pasangan kita.</li>
</ol>
<p style="text-align:left;"><strong>PERUSAK PERNIKAHAN</strong><br />
Jika hendak menumbuhkan kebahagiaan dengan pasangan kita, kita perlu menghindari racun dalam pernikah sebagai berikut :</p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal">Mengasihi diri sendiri</li>
<li class="MsoNormal">Mempersalahkan orang lain.      Ketidakbahagiaan dapat disebabkan oleh kebiasaan yang cenderung selalu      menyalahkan pasangan (salah satu pasangan menjadi kambing hitam). Perlu      diingat bahwa ketidakbahagiaan tidak pernah disebabkan oleh satu orang,      artinya bukan mencari â€œsiapa yang salahâ€? tetapi â€œapa yang salahâ€?.</li>
<li class="MsoNormal">Dendam. Bila kita terus      memikirkan kekecewaan, sakit hati dan kemarahan, kemudian mengingat-ingat      perlakuan yang tidak adil terhadap diri kita, akan menambah emosi dan      menghancurkan semangat untuk menumbuhkan kebahagiaan.</li>
</ol>
<p style="text-align:left;"><strong>APA YANG PERLU DIKETAHUI SETIAP SUAMI MENGENAI ISTRINYA</strong><br />
Kebutuhan istri yang paling mendasar dalam pernikahan adalah untuk dicintai, dimengerti dan dihargai.</p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal">DICINTAI. Apa yang dapat      dilakukan seorang suami untuk menunjukkan cintanya kepada istrinya ?      Pikirkan ungkapan â€œAku Mencintaimuâ€?. Bagi beberapa pria merasa tidak      perlu untuk mengucapkan kata tersebut, tetapi bagi seorang istri butuh      (ingin mendengar) ungkapan tersebut dari suaminya.</li>
<li class="MsoNormal">DIMENGERTI. Bagi wanita      dimengerti berarti menerima perasaan-perasaannya, misalnya mendengarkan,      memahami dan merepleksikan apa yang sedang dipikirkan atau dirasakan oleh      pasangan.</li>
<li class="MsoNormal">DIHARGAI. Menghargai istri      berarti menghargai dan mendukung keputusan-keputusan dalam memenuhi      impiannya. Untuk memulainya, jangan berusaha untuk mengubah atau      memanipulasinya. Tetapi hormati kebutuhan, keinginan dan nilai-nilai serta      haknya. Akibat sikap menghargai ini, seorang istri aka lebih bersikap      santai dan terbuka.</li>
</ol>
<p style="text-align:left;"><strong>APA YANG HARUS DIKETAHUI ISTRI MENGENAI SUAMINYA</strong><br />
Kebutuhan suami yang paling mendasar dalam pernikahan adalah dikagumi, memiliki otonomi dan menikmati kegiatan bersama.</p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal">DIKAGUMI. Suami mengukur      harga dirinya melalui apa yang sudah dicapai, besar atau kecil hasil yang      dicapai membutuhkan pengakuan dari istrinya. Pengaguman adalah bahan bakar      yang dibutuhkan pria untuk lebih maju karena memberikan kekuatan. Tetapi      perlu diingat, jangan pernah berpura-pura mengagumi dengan kata-kata      pujian. Sebaiknya agar pengaguman istri benar-benar memiliki nilai, pujian      itu harus tulus tercermin dalam perasaan yang sesungguhnya.</li>
<li class="MsoNormal">PERLU OTONOMI. Sebagian      kebutuhan otonomi adalah memberi ruang untuk suami (kebutuhan untuk      menyendiri). Ada istri      mengeluh karena suami mereka tidak segera menceritakan hal-hal yang      dialami suaminya apabila sampai di rumah sepulang dari kantor. Tanpa      menyadari suami ingin membaca koran atau menyiram tanaman atau apapun yang      dilakukan lebih dahulu untuk menyegarkan pikiran mereka sebelum memulai      bercakap-cakap.</li>
<li class="MsoNormal">KEGIATAN BERSAMA. Seorang      pria membangun keintiman dengan cara yang berbeda. Ia membina hubungan      dengan melakukan pekerjaan secara bersama-sama. Misalnya bekerja di kebun,      melakukan pekerjaan rumah, pergi nonton bersama istrinya. Suami menjadikan      istri sebagai teman. Hal ini sangat baik apabila istri ikut dalam kegiatan      bersama tersebut.</li>
</ol>
<p style="text-align:left;"><strong>KESALAHAN YANG DILAKUKAN OLEH PASANGAN SUAMI ISTRI</strong></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal">MENGKRITIK. Mengeluh itu      baik, mengungkapkan keluhan jenuh lebih daripada mendendam di dalam hati.      Sepintas tampaknya tidak ada perbedaan antara mengeluh dan mengkritik.      Tetapi perbedaannya sangat besar. Artinya, mengkritik lebih merupakan      tindakan yang menyerang kepribadian seseorang, misalnya menyalahkan dan      membuat sebuah serangan pribadi atau tuduhan. Sementara mengeluh adalah      suatu komentar mengenai sesuatu yang tidak diinginkan. Menerima sebuah      kritikan jauh lebih buruk daripada menerima suatu keluhan.</li>
<li class="MsoNormal">MENGHINA. Penghinaan adalah      racun bagi hubungan. Ketika penghinaan muncul, perasaan positif terhadap      pasangan akan lenyap.</li>
<li class="MsoNormal">MEMBELA DIRI. d. MEMBISU.      Membisu seringkali dianggap sebagai usaha agar tidak membuat persoalan      semakin buruk. Tetapi mereka tidak menyadari bahwa membisu adalah tindakan      yang sangat berpengaruh. Tindakan tersebut menyatakan suatu penghinaan,      sikap dingin dan keangkuhan yang bisa membuat pernikahan menjadi rapuh.</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tiyarahma.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tiyarahma.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tiyarahma.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tiyarahma.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tiyarahma.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tiyarahma.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tiyarahma.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tiyarahma.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tiyarahma.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tiyarahma.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tiyarahma.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tiyarahma.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tiyarahma.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tiyarahma.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiyarahma.wordpress.com&#038;blog=6218369&#038;post=10&#038;subd=tiyarahma&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tiyarahma.wordpress.com/2009/01/23/kiat-kiat-sukses-dalam-pernikahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5c84c3860030dbd0e8c9b5e57b2df898?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tiyarahma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KIAT-KIAT SUKSES</title>
		<link>http://tiyarahma.wordpress.com/2009/01/22/kiat-kiat-sukses/</link>
		<comments>http://tiyarahma.wordpress.com/2009/01/22/kiat-kiat-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 09:28:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tiyarahma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tiyarahma.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[KIAT &#8211; KIAT SUKSES. Untuk mencapai kesuksesan pasti diperlukan ketekunan, kesetiaan dan pantang menyerah. Tidak ada kesuksesan diraih dengan singkat. Semua sukses pasti melalui proses yang terus menerus dan perlu waktu. Jika dari awal sudah setia pasti akan timbul komitmen pada diri sendiri untuk maju dan berhasil. Tidak akan menyerah sebelum keberhasilan itu tercapai. Apa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiyarahma.wordpress.com&#038;blog=6218369&#038;post=5&#038;subd=tiyarahma&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:6pt 0;" align="center"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:21pt;">KIAT &#8211; KIAT SUKSES</span></span></strong>.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:6pt 0;" align="center">
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;margin:6pt 0;"><span style="font-family:&quot;">Untuk mencapai kesuksesan pasti diperlukan ketekunan, kesetiaan dan pantang menyerah. Tidak ada kesuksesan diraih dengan singkat. Semua sukses pasti melalui proses yang terus menerus dan perlu waktu. Jika dari awal sudah setia pasti akan timbul komitmen pada diri sendiri untuk maju dan berhasil. Tidak akan menyerah sebelum keberhasilan itu tercapai. Apa yang harus diperhatikan </span></p>
<p><strong><span> </span>1.<span> </span>BERKEYAKINAN KUAT</strong>.</p>
<p style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Mantapkan keyakinan anda dengan baik sebelum melakukan sesuatu, jika anda sudah yakin akan berhasil&#8230;Ya pasti berhasil</span>.<span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p><strong><span> </span>2.<span> </span>ANTUSIASME</strong>. <span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align:justify;margin:6pt 0 6pt 18pt;"><span style="font-size:13pt;font-family:&quot;">Jalankan suatu usaha dengan antusias dan percaya diri, ini penting sekali karena menjalankan usaha pasti banyak cobaan, anda perlu ketangguhan. Cobaan bisa berarti anda merasa bimbang dan ragu, tidak tahan dan ingin menghentikan usaha tersebut. Memiliki keteguhan hati, keberanian, daya juang, keyakinan dan ketabahan. Dengan antusiasme anda bisa membangun sebuah bisnis yang kukuh dan kuat. </span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p><span> </span><strong>3.<span> </span>MANFAATKAN POTENSI ANDA SEPENUHNYA</strong>.<span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align:justify;margin:6pt 0 6pt 18pt;"><span style="font-family:&quot;">Tidak akan pernah ada orang mencapai sukses dengan prinsip setengah &#8211; setengah, mereka pasti menjalankan bisnis sepenuhnya. Gunakan waktu, tenaga dan pikiran, modal, kreatifitas sepenuhnya untuk mencapai target anda. Jauhi hal &#8211; hal yang bertentangan dengan prinsip kesuksesan usaha anda. Hasil yang anda dapatkan sebanding dengan apa yang anda usahakan. Jangan sampai kecewa, karena anda tidak menjalankan bisnis sepenuhnya</span><span style="font-family:&quot;">. </span></p>
<p><strong><span> </span>4.<span> </span>BERTINDAK PROAKTIF</strong>. <span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align:justify;margin:6pt 0 6pt 18pt;"><span style="font-family:&quot;">Jika anda memasuki suatu usaha baru, berarti anda memasuki dunia yang penuh dengan petualangan, menantang dan situasi yang dinamis. Untuk menghadapinya anda harus bertindak proaktif. Orang pro aktif adalah orang yang tidak bisa menunggu, tidak mau ketinggalan, selalu ingin menjadi yang terdepan , berani mengambil inisiatif sebelum orang lain</span><span style="font-size:13pt;font-family:&quot;"> memulainnya, </span><span style="font-family:&quot;">bahkan ketika orang lain belum</span><span style="font-family:&quot;"> </span><span style="font-family:&quot;">memikirkannya. Prinsipnya adalah tidak ada peluang yang kedua, jika anda gagal merebut sebuah peluang, maka anda kehilangan peluang itu. </span></p>
<p><span> </span><strong>5.</strong><span> </span><strong>ISI WAKTU DENGAN AKTIFITAS TERBAIK</strong>.<span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="margin:6pt 0 6pt 18pt;"><span style="font-family:&quot;">Time is money, atau biarkan waktu yang menyelesaikannya. Sebegitu penting sekali hingga uang atau hal yang bisa menyelesaikan masalah ? Sebagai anugerah tuhan, waktu berlaku sama dan bisa digunakan sesuai dengan kemauan manusia, namun waktu tidak bisa kita beli atau tabung. Now or Never ! kita bisa manfaatkan waktu saat ini atau kehilangan sama sekali. Untuk menjadi pemenang dalam kehidupan yang sarat dengan persaingan, kita harus cakap dan pandai memanfaatkan dengan maksimal dalam seluruh aktifitas. Sudah efektifkah penggunaan waktu kita ? </span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:&quot;"><!--[if gte vml 1]&gt;                  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/KOCOKJ~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="600" height="10" /><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2" style="margin:6pt 0 6pt 18pt;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tiyarahma.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tiyarahma.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tiyarahma.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tiyarahma.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tiyarahma.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tiyarahma.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tiyarahma.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tiyarahma.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tiyarahma.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tiyarahma.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tiyarahma.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tiyarahma.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tiyarahma.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tiyarahma.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiyarahma.wordpress.com&#038;blog=6218369&#038;post=5&#038;subd=tiyarahma&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tiyarahma.wordpress.com/2009/01/22/kiat-kiat-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5c84c3860030dbd0e8c9b5e57b2df898?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tiyarahma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Blog Pertama ku</title>
		<link>http://tiyarahma.wordpress.com/2009/01/18/blog-pertama-ku/</link>
		<comments>http://tiyarahma.wordpress.com/2009/01/18/blog-pertama-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 05:29:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tiyarahma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tiyarahma.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Kesan pertama Buat blog: Pusing, bingung, laper, ngantuk, ra mudeng blassss!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiyarahma.wordpress.com&#038;blog=6218369&#038;post=3&#038;subd=tiyarahma&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kesan pertama Buat blog:<br />
Pusing, bingung, laper, ngantuk, ra mudeng blassss!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tiyarahma.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tiyarahma.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tiyarahma.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tiyarahma.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tiyarahma.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tiyarahma.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tiyarahma.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tiyarahma.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tiyarahma.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tiyarahma.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tiyarahma.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tiyarahma.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tiyarahma.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tiyarahma.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiyarahma.wordpress.com&#038;blog=6218369&#038;post=3&#038;subd=tiyarahma&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tiyarahma.wordpress.com/2009/01/18/blog-pertama-ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5c84c3860030dbd0e8c9b5e57b2df898?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tiyarahma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://tiyarahma.wordpress.com/2009/01/18/hello-world/</link>
		<comments>http://tiyarahma.wordpress.com/2009/01/18/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 05:16:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tiyarahma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiyarahma.wordpress.com&#038;blog=6218369&#038;post=1&#038;subd=tiyarahma&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tiyarahma.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tiyarahma.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tiyarahma.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tiyarahma.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tiyarahma.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tiyarahma.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tiyarahma.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tiyarahma.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tiyarahma.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tiyarahma.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tiyarahma.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tiyarahma.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tiyarahma.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tiyarahma.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiyarahma.wordpress.com&#038;blog=6218369&#038;post=1&#038;subd=tiyarahma&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tiyarahma.wordpress.com/2009/01/18/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5c84c3860030dbd0e8c9b5e57b2df898?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tiyarahma</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
